World No Tobacco Day 2022

600.000.000

pohon ditebang untuk memproduksi rokok

 

84.000.000

ton emisi CO2 dilepaskan ke udara sehingga menyebabkan pemanasan global

 

22.000.000

liter air digunakan untuk memproduksi rokok

 


Dampak berbahaya dari industri tembakau terhadap lingkungan sangat luas dan terus bertambah, sehingga menambah beban yang tidak perlu pada sumber daya planet kita yang sudah langka dan ekosistem kita yang rapuh. 

Tembakau membunuh lebih dari 8 juta orang setiap tahun dan merusak lingkungan kita, kemudian membahayakan kesehatan manusia melalui penanaman, produksi, distribusi, konsumsi, dan limbah pasca-penggunaan.


World No Tobacco Day - Pesan-pesan utama


World Food Programme/Farm-to-Market-Alliance
Tobacco free farming in Kenya - Alice Achieng Obare
© Credits

Tembakau membahayakan lingkungan

Penanaman, pembuatan, dan penggunaan tembakau meracuni air, tanah, pantai, dan jalan-jalan di kota dengan bahan-bahan kimia, limbah beracun, puntung rokok, termasuk limbah mikroplastik, dan limbah rokok elektronik. Jangan tertipu upaya industri rokok yang mencoba dan mengalihkan kerusakan lingkungan yang mereka sebabkan dengan cara melakukan “greenwashing” produk-produk mereka melalui donasi untuk inisiatif berkelanjutan, dan melaporkan “standar” lingkungan yang sering mereka tetapkan sendiri.

 

World Food Programme/Farm-to-Market-Alliance
World No Tobacco Day 2023: We need food, not tobacco
© Credits

Minta industri tembakau untuk membersihkan kekacauan yang mereka timbulkan

Industri tembakau mencari keuntungan dengan merusak lingkungan, sehingga mereka harus bertanggung jawab atas perusakan lingkungan dan harus membayar limbah dan kerusakan, termasuk untuk memulihkan biaya yang dihabiskan untuk mengumpulkan semua limbah ini.
World Food Programme/Farm-to-Market-Alliance
© Credits

Stop penggunaan tembakau untuk menyelamatkan planet kita

Setiap rokok yang Anda hisap atau produk tembakau yang Anda gunakan membuang sumber daya berharga yang penting bagi eksistensi manusia. Stop penggunaan tembakau demi kesehatan Anda dan planet kita. Merokok tembakau turut berkontribusi pada tingkat polusi udara yang lebih tinggi dan mengandung tiga jenis gas rumah kaca.
World Food Programme/Farm-to-Market-Alliance
© Credits

Bantu petani tembakau beralih ke tanaman yang berkelanjutan.

Pemerintah dan pembuat kebijakan harus mendukung petani tembakau untuk beralih ke mata pencaharian alternatif yang lebih berkelanjutan untuk mengurangi dampak penanaman, pengeringan, dan pembuatan tembakau terhadap lingkungan, sambil terus menerapkan langkah-langkah pengendalian tembakau.


Seruan untuk bertindak:

Masyarakat umum

  1. Berikan alasan ekstra bagi pengguna tembakau untuk berhenti. Berhenti menggunakan tembakau bermanfaat bagi kesehatan Anda dan lingkungan.
  2. Dukung tindakan kebijakan terkait dengan larangan penggunaan plastik sekali-pakai, termasuk puntung rokok, kantung tembakau tanpa asap, dan limbah elektronik. 
  3. Tingkatkan kesadaran akan taktik-taktik “greenwashing” dari industri tembakau. 
  4. Dukung pemerintah dalam hal pungutan/cukai tambahan untuk industri, demi melindungi lingkungan.

Generasi muda dan masa depan

  1. Advokasikan sekolah-sekolah bebas tembakau 100% untuk melindungi anak-anak dan remaja dari paparan asap langsung dan tidak langsung.
  2. Mulailah atau bergabunglah dalam gerakan untuk melindungi lingkungan. Tingkatkan kesadaran akan dampak tembakau terhadap lingkungan dan sadarkan masyarakat, khususnya generasi muda.
  3. Dukung pengurangan bahan-bahan kimia, termasuk jejak penggunaan karbon, untuk melindungi generasi yang lebih muda dari efek-efek berbahaya limbah tembakau terhadap lingkungan.
  4. Kurangi jumlah tempat penjualan tembakau.

Petani tembakau

Beralihlah kepada tanaman yang berkelanjutan dan ramah lingkungan sehingga menghasilkan pengembalian investasi yang lebih besar dalam hal kesehatan dan kekayaan.

 


LSM dan masyarakat sipil

  1. Tingkatkan kesadaran akan dampak tembakau terhadap lingkungan di siklus kehidupan, mulai dari penanaman, produksi, distribusi, penggunaan, dan limbah.
  2. Tampilkan masalah limbah tembakau di ruang publik dan komunitas.
  3. Tingkatkan kesadaran mengenai manfaat beralih ke tanaman yang berbeda dan bagaimana hal ini terkait dengan pengendalian tembakau yang lebih luas.
  4. Advokasi larangan nasional penggunaan plastik sekali-pakai.
  5. Ekspos taktik dan upaya industri tembakau dalam melakukan “greenwashing” reputasi dan produk-produk mereka dengan memasarkan diri mereka sebagai ramah lingkungan. 

Akademia dan organisasi antarpemerintah, termasuk agensi PBB dan bank pembangunan

  1. Kumpulkan data mengenai penggunaan air, penggundulan hutan, dan bahan-bahan kimia di dalam produk tembakau yang mematikan dan merusak lingkungan, dan bahaya komponen-komponen ini terhadap tanah, air minum, dan kesehatan manusia maupun hewan.
  2. Perkirakan jumlah dampak limbah produk tembakau dan dampak total satu buah produk tembakau terhadap lingkungan.
  3. Tingkatkan kesadaran akan proyek-proyek di negara-negara penghasil tembakau, contohnya Kenya di mana ratusan petani sukses beralih ke tanaman alternatif, dan proyek deforestasi dan perubahan iklim di Afrika Timur.
  4. Tingkatkan kesadaran akan hubungan antara dampak lingkungan karena tembakau dan kesehatan, mengaitkan dengan hasil pembangunan yang merugikan.
  5. Ingatkan pemangku kepentingan bahwa percepatan implementasi WHO FCTC merupakan target SDG 3A.

Kementerian dan pembuat kebijakan

  1. Terapkan prinsip kebijakan EPR (Extended Producer Responsibility) terhadap industri tembakau untuk meminta pertanggungjawaban atas biaya membersihkan TPW (Tobacco Product Waste).
  2. Terapkan pungutan pajak lingkungan terhadap produsen tembakau, distributor, dan konsumen di seluruh rantai pengadaan atas emisi karbon, polusi udara, dan biaya-biaya terkait lingkungan lainnya.
  3. Terapkan intervensi pengendalian tembakau (MPOWER) untuk meminimalkan dampak tembakau terhadap lingkungan.
  4. Dukung petani tembakau agar beralih kepada tanaman alternatif dan berkelanjutan, sejalan dengan WHO Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) pasal 17 dan 18.
  5. Berikan nasihat kepada pemerintah mengenai bagaimana cara memanfaatkan Conference of the Parties (COP) International Climate di Kairo pada November 2022 untuk berkolaborasi dan memajukan agenda pengendalian tembakau yang sejalan dengan Hari Tanpa tembakau Sedunia.




Social media:




Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021:

English

Indonesia