Apakah aplikasi seluler jaminan kesehatan nasional Indonesia, Mobile JKN, mendukung pembiayaan kesehatan?

Overview

Pada tahun 2014, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diluncurkan di Indonesia dengan tujuan meningkatkan akses layanan kesehatan dan memberikan perlindungan finansial. Pada tahun 2017, aplikasi seluler Mobile JKN diperkenalkan untuk memudahkan para peserta mendaftarkan diri, mendukung pembayaran iuran peserta JKN bagi peserta yang tidak bekerja di sektor formal, serta menyediakan informasi bagi peserta tentang manfaat yang dapat mereka terima, sembari mengurangi biaya administratif badan pengelola JKN, yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dokumen ini mengkaji rancangan aplikasi Mobile JKN dan mengeksplorasi dampak aplikasi tersebut. Terdapat kontribusi positif dari Mobile JKN pada pembiayaan kesehatan, seperti proses pembaruan keanggotaan yang lebih mudah, informasi kepada peserta terkait akses layanan kesehatan, serta peningkatan pembayaran iuran peserta di sektor informal. Dengan berkurangnya interaksi tatap muka di kantor-kantor cabang BPJS, biaya administratif menurun. Namun, Mobile JKN belum mencapai potensi penuhnya dan masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesenjangan digital di antara para peserta JKN, berupa literasi digital, kepemilikan telepon pintar, dan konektivitas internet. Terbatasnya integrasi data dan interoperabilitas dengan berbagai sistem lain merupakan peluang peningkatan lain. Dokumen ini memberikan opsi-opsi kebijakan untuk penguatan rancangan dan implementasi Mobile JKN.

WHO Team
Health Systems Governance & Financing, Health Financing (HEF)
Number of pages
33
Reference numbers
ISBN: 978-92-9-062094-5
Copyright